Jun 242016
 
Bisnis PayTren/Treni -Ustadz Yusuf Mansur

Tips meraih kemenangan di 10 hari terakhir Ramadhan, shaum tidak hanya seputar lapar dan dahaga, melainkan pada peningkatan jiwa yang semakin sadar dan takwa. Memperbaiki diri, sedikit tawa, banyak air mata dan bertaubat. Hanya mereka yang percaya bahwa shaum adalah sarana untuk membentuk akhlak mulia, akan memperoleh hasil yang bermakna yaitu dunia yang bahagia dan kegembiraan Surga. Sebab, mengaplikasikan hikmah ibadah puasa Ramadhan telah diupayakan semaksimal mungkin.

Saat 10 hari terakhir Ramadhan, orang-orang beriman semakin semangat berlomba-lomba mendapatkan keutamaan bulan Ramadhan. Tetapi, ada sebagian orang yang tidak memanfaatkan rahmat Allah yang tercurah pada bulan yang penuh berkah dengan memaksimalkan ibadahnya. Sebab nafsu menjadi mudah dikendalikan jika ditempa dengan ilmu dan amal. Begitu juga jika ibadah didasarkan pada Iman, semakin akhir Ramadhan, Iman akan semakin kokoh dan amal akan semakin banyak.

Keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan begitu luar biasa. Limpahan rahmat Allah SWT bertebaran bagi umat Islam di seluruh dunia. Dalam Alquran Surah al-Baqarah ayat 183 disebutkan, orang yang sukses dalam puasa Ramadhan adalah yang ketakwaannya makin kokoh. Saat Ramadhan hendak meninggalkan kita, sebuah pertanyaan besar laik kita sematkan, apakah diri mendapat ampunan dari dosa yang lalu atau hanya menyisakan lapar dan dahaga?

Tips Meraih Kemenangan di 10 Hari Terakhir Ramadhan

10 hari terakhir Ramadhan

Ibadah puasa mengajarkan bagaimana manusia mengendalikan diri dalam kehidupan. Dalam konteks ini, Islam mengajarkan kepedulian sosial melalui zakat fitrah. Selain 10 hari terakhir Ramadhan itu, pada hari sebelumnya juga banyak keutamaan, siang malamnya doa sangat mustajab. Diantaranya dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka dan dibelenggunya setan. Perubahan karakter ke arah yang lebih baik adalah target yang senantiasa dievaluasi setiap hari.

Ramadhan juga merupakan bulan hati terasa dekat sekali dengan Allah. Bila tak ikhlas maka semua ibadah yang dikerjakan akan menjadi sia sia dan berujung pada akhir yang buruk. Oleh karenanya Allah mengingatkan ada “lailatul qadr” di penghujung bulan puasa. Berikut ini adalah tips meraih kemenangan di 10 hari terakhir Ramadhan

1. Memperbanyak membaca al-Qur’an
Keutamaan membaca Al-Quran begitu istimewa sebab akan dilipatgandakan melebihi pahala pada bulan selain ramadhan. Selain itu bulan ramadhan adalah bulan dimana al-Qur’an diturunkan pertama kali. Oleh karenanya para ulama terdahulu lebih banyak mengkhatamkan al-Qur’an dibulan ramadhan. Imam Syafi’i biasa mengkhatamkannya sebanyak 60 kali pada bulan ramadhan lebih banyak dari bulan lainya yang hanya satu kali dalam sehari semalam.

Malaikat Jibril senantiasa mendatangi Rasulullah saw. pada bulan ramadhan untuk membacakan al- Qur’an kepada beliau. Ibnu Abas berkata: Jibril menemui Rasulullah saw. pada setiap malam dibulan ramadhan kemudian ia membacakan Qur’an kepada beliau saw. (HR. Mutafaq ‘alaih)

2. Lailatul Qadar
Datangnya lailatul qadr saat yang merupakan malam di turunkannya al-Qur’an dan dicatatnya di lauhul mahfudz seluruh perkara yang akan terjadi di muka bumi pada tahun tersebut. Rasulullah saw. mewanti-wanti agar umatnya memperhatikan lailatul qadr pada 10 malam terakhir. Beliau bersabda, “Carilah lailatul qadr pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan ramadhan.” (HR. Bukhori)

Kaum Muslimin yang beribadah shalat pada malam lailatul qadr maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. “Dan barangsiapa yang berdiri (shalat sunat) pada malam lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Ibnu Abi Dunya dalam Fadhail Ramadhan)

3. Pahala dilipat gandakan
Saat 10 hari terakhir Ramadhan, segala kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Apalagi jika bertepatan dengan lailatul qadr maka satu amalan kebaikan pahalanya lebih baik dari amalan kebaikan yang dilakukan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Allah swt. berfirman: “malam kemuliaan (lailatul qadr) itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 3)

4. I’tikaf
Di 10 akhir Ramadhan dianjurkan diam di masjid dengan niat yang khusus dan disertai ibadah. Imam Nawawi dalam kitab An-Nihayah mengartikan i’tikaf sebagai menetapi sesuatu dan menempatinya. Maka orang yang menetap di masjid dengan melaksanakan ibadah di dalamnya disebut orang yang beri’tikaf. Rasulullah saw. biasa melakukan i’tikaf pada 10 hari terakhir ramadhan. Ibnu Umar ra. Berkata: Rasulullah saw. beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. (HR. Mutafaq ‘alaih),

5. Perbanyak sedekah
Memperbanyak bersedekah di hari-hari akhir Ramadhan. Ibnu Abas ra. berkata: Rasulullah saw. adalah orang yang sangat dermawan kepada siapapun, dan pada bulan ramadhan beliau lebih dermawan lagi saat Jibril menemui beliau. (HR. Mutafaq ‘alaih)

Bersedekah di 10 hari akhir Ramadhan jika dilakukan dengan penuh ketulusan maka akan mendekatkan diri dengan Allah swt. Cinta Allah kepada seorang hamba adalah anugrah yang tidak terhingga. Karena akan menjadi orang yang paling diperhatikan Allah. Otomatis senantiasa diliputi kasih dan sayang-Nya yang akan mendatangkan kepada kebahagiaan yang tiada bandingannya. Allah akan selalu membimbing setiap langkahnya sehingga ia tidak akan terpeleset ke jurang kenistaan.

6. Umroh
Rasulullah saw. bersabda: “Umrahlah kamu pada bulan ramadhan, karena umrah pada bulan ramadhan sebanding dengan melaksanakan ibadah haji” (HR. An-Nasai)

Untuk melengkapi postingan tentang tips meraih kemenangan di 10 hari terakhir Ramadhan, puasa merupakan ibadah yang memadukan keikhlasan hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta dan keikhlasan hubungan antara manusia dengan manusia. Secara pribadi puasa merupakan media mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan dari aspek sosial puasa mengajarkan kepedulian kepada sesama, memperbanyak amal saleh, dan tidak mengumbar nafsu liar.

Bisnis PayTren/Treni -Ustadz Yusuf Mansur

 Leave a Reply

(required)

(required)