Obat Herbal untuk Penyakit

Posted on

Obat herbal untuk penyakit di dalam tubuh manusia adalah proses penyembuhan dengan tanaman atau tumbuhan. Merupakan pengobatan paling tua di dunia, manusia kuno mencari kesembuhan melalui benda-benda di sekelilingnya seperti tumbuhan dan hewan dan lain sebagainya. Kandungan zat atau bahan yang terdapat dalam herbal ternyata sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Berguna untuk menyembuhkan penyakit diabetes, asam urat, radang tenggorokan, kolesterol, asma, ambeien, stroke, darah tinggi, sakit gigi, dan lainnya.

Obat herbal untuk mengobati penyakit dengan cara alami. Kadang juga disebut dengan nama tanaman obat, sehingga dalam perkembangannya dimasukkan sebagai bagian dari salah satu bentuk pengobatan tradisional atau alternatif. Meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pengertian herbal tentu saja memperlihatkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Apalagi herbal merupakan tanaman alam sehingga sangat berguna sebagai pengobatan alami yang tidak memberikan efek samping, seperti yang terjadi pada penggunaan obat-obat medis.

Pada zaman perbudakan di Mesir, tepatnya pada 200 SM, budak yang diangkut dari Afrika diberi asupan daun bawang dan jahe guna menangkal penyakit demam dan flu sebab kalau budak sakit nilai jualnya menjadi turun. Tabib-tabib di jazirah Arab menggunakan aneka tumbuhan herbal untuk mengobati pasiennya. Pada abad pertengahan, penggunaan obat herbal dikembangkan oleh pendeta-pendeta kuno untuk menyembuhkan orang sakit. Dunia pengobatan herbal yang paling maju adalah Tiongkok. Sinsei Tiongkok memadukan pengobatan dengan teknik akupuntur.

Obat herbal merupakan salah satu bukti dari warisan pengobatan dari nenek moyang bangsa Indonesia. Mulai zaman Sriwijaya dan Majapahit, bumi nusantara menghasilkan aneka tanaman rempah yang berguna bagi manusia. Perdagangan tanaman dan hasil rempah dikirim untuk dijual ke negeri utara seperti Tiongkok dan negari barat. Sejarah pengobatan di Indonesia diyakini sudah berlangung sejak nenek moyang kita mengenal khasiat tanaman yang tak pernah sedikit pun diragukan.

Kata herbal berasal dari herba, dari bahasa Yunani yang artinya tumbuhan. Bahasa Inggris juga mengenal herb yang berarti jamu. Jadi, pengertian herbal adalah tumbuhan yang memiliki khasiat bagi kesehatan manusia dan dipakai sebagai bahan membuat alami. Sementara itu, herbalogi adalah disiplin ilmu yang mempelajari pengobatan berbasis tanaman herbal. Herbalogi menjadi bagian dari cabang ilmu kedokteran. Bahkan, dunia barat yang menganut aliran pengobatan modern sudah mengaplikasikan pengobatan herbal pada penyakit tertentu.

Konsep Penyembuhan Obat Herbal untuk Penyakit di Tubuh Manusia

1. Pendekatan yang dipakai bersifat holistic. Tubuh manusia dipandang memiliki suatu system harmoni yang selalu seimbang; tidak berfungsinya satu bagian tubuh menyebabkan ketidakseimbangan dibagian tubuh yang lain. Jika tubuh tidak mampu melakukan penyeimbangan kembali seperti keadaan semula, maka akan timbul suatu penyakit. Salah satu tujuan dari pengobatan herbal adalah membantu tubuh mengembalikan keharmonisan atau keseimbangan tubuh.

2. Selain dari faktor eksternal, pengobatan herba memahami bahwa dari dalam diri manusia terdapat kekuatan penyembuh yang datang dari faktor spiritual, emosional, mental dan fisikal. Kekuatan penyembuh tersebut dalam dunia medis modern dikenal dengan Sistem Imun.

3. Sistem Imun menjadi penentu utama sehat atau sakitnya seseorang. Herbalogi menaruh perhatian besar terhadap masalah imunity tersebut. Sehingga tujuan pengobatan adalah diarahkan untuk “Improve and maintain body immune system against external pathogen and pressure”.

4. Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya diarahkan pada sumber penyebab penyakit. Memperbaiki fungsi organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak di tubuh.

5. Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.

6. Reaksi lambat namun bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.

7. Menggunakan semurni-murninya bahan dari tanaman dan tumbuhan sebagai obat, tanpa tambahan zat kimia sintetis.

Kelebihan Obat Herbal untuk Penyakit di Tubuh Manusia:

1. Tanpa Efek Samping
Obat herbal benar-benar merupakan produk alami yang telah tersedia di alam. Pengolahan obat ini pun dilakukan secara alami, bahkan tradisional, tanpa pencampuran bahan kimia atau sintetis. Oleh sebab itulah, dapat dipastikan bahwa obat-obatan herbal sama sekali tidak memiliki efek samping sehingga sangat aman digunakan.

2. Mudah Dibuat
Obat herbal merupakan obat yang dihasilkan dari pengolahan sederhana beberapa bagian tumbuhan, seperti akar, umbi, buah, bunga, kulit kayu, serta bagian tumbuhan lain. Prosesnya yang terbilang sederhana membuat pengolahan obat herbal tidak membutuhkan teknologi canggih maupun modal penelitian yang besar.

3. Bebas Racun
Obat herbal sangat aman dikonsumsi oleh siapa pun. Bahkan, dapat dijadikan sebagai peluruh racun di dalam tubuh atau detoksifikasi. Berbeda dengan obat-obatan kimia atau obat farmasi merupakan racun sehingga tidak boleh dikonsumsi secara sembarang.

Obat herbal untuk penyakit di dalam tubuh manusia digunakan karena makin banyak penyakit baru yang menyerang. Sementara untuk menyembuhkan dengan pengobatan medis ke dokter atau rumah sakit membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebagai upaya menghemat biaya dengan memanfaatkan buah-buahan, daun-daunan atau hal lain yang umum dijumpai di dapur sebagai bumbu masak atau pelengkap masakan, ternyata dapat pula dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan dan kecantikan. Khasiatnya sudah dapat dibuktikan selama beberapa generasi. Dari hal inilah kemudian banyak orang mulai beralih ke obat tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *