ISIS adalah Syetan Calon Penghuni Neraka

Posted on

ISIS adalah syetan calon penghuni neraka. Berupa kelompok setengah manusia setengah syetan. Syetan 90% dan manusia 10%. Dengan penuh nafsu dan kelicikan mereka membunuh orang-orang yang lemah bagaikan singa melawan hamster. Hal tersebut mereka lakukan dengan mengajak orang-orang awam yang bodoh kuadrat dan setengah-setengah memahami Islam. Mereka berwajah manusia namun berotak udang.

ISIS adalah milisi kelompok berbahaya Islam radikal yang bersatu dengan militan Al-Qaeda di Irak, sehabis Paul Bremer III pergi dan penyerahan kekuasaan politik ke warga Irak. Baik Al Qaeda dan ISIS lahir dari induk yang sama, yaitu Amerika Serikat.

Layaknya seperti anak haram yang dilahirkan untuk menjadi mesin/robot pembunuh sesuai perintah.ISIS dilatih oleh perwira Amerika, Perancis, Arab dan Israel. Infrastrutur pertahanan Amerika dan badan inteligent (CIA ) terlibat langsung melahirkan ISIS dan Al Qaeda sebagai pion perlawanan terhadap kepentingan Rusia di berbagai negara (Afghanistan, Bosnia-Herzegovina, Chechnya, Irak, Suriah).

isis

Transformasi ISIS pada bulan Mei menjadi organisasi regional (bukan lagi cabang regional dari sebuah organisasi global), dan siap untuk memenuhi peran yang ditugaskan oleh sponsornya utamanya. Organisasi ini tentu dikendalikan oleh Abu Bakr al-Baghdadi, tetapi berada di bawah otoritas Pangeran Abdul Rahman al-Faisal, saudara Pangeran Saud al-Faisal (menteri luar negeri Saudi ) dan Pangeran Turki al-Faisal.

Pada bulan Mei, al-Faisal membeli sebuah pabrik senjata di Ukraina. Cadangan senjata berat diterbangkan ke bandara militer Turki, lalu MIT (Turki Secret Service) meneruskannya dengan kereta api khusus untuk ISIS. Tampaknya tidak mungkin bahwa arus pasokan senjata tersebut bisa dilakukan tanpa melibatkan NATO.Itulah konpirasi membuat ISIS exist dan berperan significant menggoyang pemerintah Irak dan Suriah.

Dengan dukungan senjata modern danstandard skill prajurit diatas rata rata maka tidak sulit bagi ISIS untuk menguasai kota yang menjadi targetnya. Cara cara pasukan ISIS menaklukan wilayah percis sama dengan cara Jengis khan.

Di Suriah, ISIS menyembelih masyarakat sipil dan tentara dan menyalib umat Kristen. Kisah kekejaman pasukan ISIS ini menjadi momok menakutkan bagi warga Irak. Menurut William Lacy, mantan duta besar AS untuk Afrika Selatan, setidaknya 550.000 warga Irak telah melarikan diri saat jihadis menguasai kota.

Pada 29 juni 2014, ISIS melalui juru bicara resminya merilis sebuah pesan audio yang isinya mengumumkan berdirinya Khilafah Islamiyah dengan wilayah kekuasaan membentang di Irak dan Suriah dengan Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi,ditetapkan sebagai Khalifah.

Bagaimana kekuatan miiter Khilafah ini? Charles Lester, peneliti Pusat Brookings Institute yang terletak di Doha, menyebutkan perkiraan jumlah pasukan organisasi Khilafah Islamiyah di Suriah mencapai 6000 atau 7000 personil. Sedangkan di Irak, sekitar 5000 hingga 6000 personil.

Dengan berdirinya Khilafah Islam maka ISIS keluar dari sekenario Amerika. ISIS punya agenda sendiri, berbalik jadi ancaman bagi Amerika dan sekutunya di Timur Tengah. Karenanya Mesin pembunuh (ISIS) ini harus dimusnahkan. Apalagi Abu Bakr al-Baghdadi, berjanji akan memimpin pendudukan Roma dan mengajak kaum muslim untuk migrasi ke “negara”nya dan untuk berjuang di seluruh dunia di bawah naungannya.

Seorang analis Delma Institute di Abu Dhabi, menuliskan bahwa Baghdadi menghadirkan tantangan paling radikal sejak kemunculan Osama bin Laden dan Al-Qaeda. Khilafah Islamiyah bisa menjadi magnit bagi seluruh kaum militan radikal islam untuk bergabung. Ini acaman serius bagi seluruh dunia.

Target Khilafah Islamiah bukan hanya Irak dan Suriah tapi juga seluruh jasirah Arab , bahkan seluruh dunia. Inilah yang membuat seluruh negara Arab merasa kawatir dengan perkembangan ISIS yang berubah menjadi Khilafah Islamiah.

ISIS tidak lagi tergantung pendanaan dari sponsornya. Hasil jarahan brangkas bank central Irak cabang Mosul dan penjualan minyak dari kilang yang dikuasainya lebih dari cukup bagi ISIS untuk mandiri membiayai agendanya. Karenanya ISIS menjadi ancaman serius. Iran bersama Rusia akan meningkatkan bantuan militernya kepada Pemerintahan Nouri al-Maliki guna menghadapi ISIS. Bahkan Iran bersedia bekerjasama dengan Amerika untuk menghadapi ISIS.

Amerika Serikat pun bersikap, dengan mengirim kapal perang. Menteri Pertahanan AS Chuck Hagelmenurunkan persenjataan militernya, termasuk jet tempur yang diangkut menggunakan kapal perang USS George HW Bush, dari Laut Arab Utara.

Selain itu, kapal pengangkut rudal penjelajah USS Philippine Sea dan kapal pengangkut rudal penghancur USS Truxtun juga bakal diluncurkan ke Irak.

Raja Arab Saudi Abdullah, khawatir dan ketakutan, lalu bertekad untuk menghancurkan ISIS yang semakin mendekat ke wilayah tersebut. Kekhawatiran Arab Saudi itu wajar sebab negeri kerajaan itu memiliki perbatasan darat sepanjang 800 kilometer dengan Iraq.

Yordania mulai memperketat garis perbatasan negaranya dengan Iraq pasca takluknya kota Rutbah dban pos perbatasan al Walid di tangan khilafah Islam Iraq dan Syam ISIS. Garis perbatasan Yordania dengan Iraq sepanjang 181 kilometer tersebut kini dikawal oleh berlapis-lapis pasukan.

Ada dua group yang berhadapan dengan khilafah Islamiah ISIS ini, Group pertama, front Rusia bersama Iran yang lebih bertujuan melindungi rezim otoriter al-Maliki yang syiah di Irak dari aksi teror ISIS.

Group kedua, front AS bersama Arab Saudi dengan target menghancurkan Khilafah Islamiah ISIS serta membubarkan pemerintahan Irak untuk dibagi menjadi tiga negara kecil.

ISIS hanyalah riak kecil yang muncul kepermukaan akibat perang antara Rusia dan Amerika dalam berebut hegemoni kawasan. Ini bukan soal perjuangan mulia menegakkan khilafah Islam.

ISIS adalah syetan calon penghuni neraka. Padahal hanya duel dua predator untuk menguasai business multi trilion dollar dari ladang minyak dan Gas di Irak. Ya Irak akan terus membara dan rakyat sipil akan terus menderita karenanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.