Eksekusi Mati Pengedar Narkoba dan Psikotropika

Eksekusi mati pengedar narkoba dan psikotropika, ditujukan untuk membuat efek jera. Pemerintah memiliki alasan tersendiri masih memberlakukan hukuman ini, meski mendapat kritikan dari beberapa negara, khususnya Australia. Untuk itulah, bertaubatlah sesuai ajaran Islam dan Al Quran sebelum menyesal pada akhirnya. Tindak pelanggaran yang dilakukan oleh manusia biasanya dilatarbelakangi oleh beragam motif serta memberikan dampak buruk bagi korban atau sasaran suatu kejahatan. Adanya kejahatan yang selalu muncul dalam kehidupan manusia untuk menciptakan sistem hukum yang disepakati bersama.

Seiring dengan merebaknya kasus penyalahgunaan narkoba yang berlangsung di Indonesia dengan jumlah yang tidak sedikit, beberapa kalangan masyarakat menyerukan eksekusi mati bagi pengedar. Hal ini yang disebut dengan krisis moral, yaitu bebas melakukan apa saja yang berlawanan dengan konsep akhlak mulia yang bersumber dari Al Quran. Hukuman mati harus ditegakkan, agar jera dan tidak kecanduan melakukan kembali mengedarkan ganja, konsumsi heroin, jual beli sabu-sabu, dan sejenisnya. Dengan adanya batasan-batasan, setiap tindak kejahatan akan mendapatkan sanksi yang berlaku.

Hukuman mati adalah vonis akhir dari hasil serangkaian proses pengadilan atau tanpa pengadilan dan memiliki level keputusan tertinggi terhadap seseorang sebagai akibat dari pelanggaran hukum yang telah dilakukannya. Tidak hanya di Indonesia, negara-negara lain juga banyak menerapkan vonis mati untuk pelanggaran hukum yang berat. Hal ini dilakukan sebagai upaya melestarikan kembali, akhlak yang mulia dan terpuji.

Eksekusi Mati Pengedar Narkoba dan Psikotropika

Tentang narkoba, Say no to DRUGS, death penalty

Moh madat termasuk cabang dari MohLimo, merupakan upaya Sunan Ampel untuk meninggalkan obat terlarang. Hal ini dikarenakan semakin banyak orang-orang yang terkadang mengambil keputusan tanpa pikiran yang normal. Jutaan orang terjebak dengan hal-hal yang bodoh, salah satunya kecanduan narkoba dan psikotropika. Sungguh disayangkan, padahal mereka tidak tahu kalau itu bisa membawa mereka ke dunia yang sangat mengerikan bahkan menjebak diri mereka ke jalan yang tidak sesuai dengan Al Quran dan agama Islam.

Tindakan tegas telah dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya pemberantasan narkoba di Indonesia namun tetap saja peredarannya masih merajalela. Terlihat dari jumlah pecandunya di berbagai Negara yang semakin meningkat drastis. Yang menjadi sasaran dari kejahatan narkoba tidak hanya mereka yang memiliki uang banyak, melainkan hampir semua lapisan masyarakat baik tua maupun muda, muslim dan non muslim, dari yang kaya sampai yang miskin, hingga mereka yang berpendidikan sampai yang buta akan ilmu pengetahuan ikut terlibat dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk eksekusi berubah sesuai dengan munculnya teknologi dan persenjataan. Selain itu, eksekusi juga tidak lagi dilakukan di depan masyarakat umum tetapi hanya di depan pihak-pihak yang berkepentingan. Kemaksiatan merupakan sisi gelap yang selalu mengiringi perjalanan kehidupan manusia. Sepanjang kejahatan masih ada, maka kemungkinan akan hukuman mati juga akan terus ada.

Dampak buruk, resiko, dan bahaya yang mengerikan dapat dijadikan alasan utama untuk eksekusi mati. Sehingga diharapkan remaja dan masyarakat dapat menghindari narkoba dan menikmati gaya hidup sehat sesuai agama Islam yang berpedoman pada Al Quran. Tak hanya bahaya ketergantungan yang menghampiri para pengguna narkoba. Mereka juga dihantui oleh ancaman berbagai penyakit mematikan sebagai akibat kecanduan obat terlarang yang tak sesuai dosis tersebut.

Narkoba aslinya adalah bahan yang digunakan dalam aktivitas medis. Seperti obat bius yang digunakan saat operasi bedah. Namun ketika obat-obatan ini digunakan tidak sesuai fungsinya maka itulah yang disebut dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dan inilah yang banyak terjadi di dunia. Berbagai godaan yang mendatangi manusia dan mengajak mereka untuk mencicipinya. Sekali mencicipi, mereka akan terkena jebakan syetan dan akan sulit sekali untuk terlepas darinya.

Untuk melengkapi artikel tentang eksekusi mati pengedar narkoba dan psikotropika yang mengancam di setiap kehidupan kita. Bahkan setiap tahunnya banyak orang meninggal karenanya. Mereka tidak menyadari akibat yang akan ditimbulkan, yang ada di pikiran mereka hanyalah kesenangan sesaat yang dihasilkan dari efek obat berbahaya ini. Sebaiknya ditanamkan Iman dan Islam sejak dini dengan memberi penyuluhan akan bahaya obat terlarang, sehingga kita dan masyarakat luas lebih mengerti dan memahami cara mencegah barang haram tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *