Bahaya Miras dan Khamar

Ibnu Mas’ud berkata: “Telah dilaknat dalam minuman keras/khamar itu 10 orang yaitu:

  1. Yang memerah
  2. Yang minta diperah
  3. Yang minum
  4. Yang memberi minum
  5. Yang membawa
  6. Yang menghantar
  7. Yang membekal
  8. Yang menjual
  9. Yang membeli
  10. Yang menyimpan

    Abul Laits berkata: “Jauhilah minuman keras/khamar karena ia mengandung 10 bahaya yaitu:

    1. Peminumnya seperti orang gila dan menjadi tertawaan anak kecil dan tercela dikalangan orang-orang berakal Ibn Abud-Dunia berkata: “Saya melihat orang mabuk dijalan Baghdad, ia sedang kencing lalu mengusapkan air kencing itu kemukanya sambil membaca: Allahummaj alni minattawwabin waj’alni minal mutathahhirin. Juga ada orang mabuk dan muntah-muntah ditengah jalan sehingga datang anjing menjilat mulut dan janggutnya dan ia berkata kepada anjing itu: “Ya sayyidi ya sayyidi, jangan mengotori saputangan.”
    2. Memboroskan harta dan merusak akal. Sebagaimana kata Umar bin Khatthab kepada Rasulullah s.a.w.: “Ya Rasulullah, jelaskan pendapatmu mengenai minuman keras/khamar?” Jawab Rasulullah s.a.w.: “Sebab nyata menghabiskan harta dan merusak akal.”
    3. Minum minuman keras/khamar menyebabkan permusuhan diantara kawan-kawan. Sebagaimana firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Innama yuridus syaithanu an yuqi’a bainakumul adawata walbagh dhaa’a filkhamri walmaisir.” (Yang bermaksud): “Sesungguhnya tujuan syaitan akan membangkitkan permusuhan diantara kamu di dalam minuman keras/khamar dan judi.”
    4. Peminumnya terhalang dari dzikrullah dan sembahyang. Sebagaimana firman Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Wa yashuddakum an dzikrillahi wa anis shalaati fahal antum muntahun.” (Yang bermaksud): “Dan juga menghalangi kamu dari dzikrullah dan sembahyang, apakah kamu tidak mahu menghentikan?” Ketika ayat ini turun maka Umar bin Khatthab berkata (Yang berbunyi): “Intahainaa ya Robbi.” (Yang bermaksud): “Kami hentikan ya Tuhan.”
    5. Minum minuman keras/khamar itu mendorong untuk berzina, sebab kemungkinan ia menceraikan isterinya tanpa sadar.
    6. Ia pembuka dari segala kejahatan. Sebab jika mabuk, mudah berbuat segala maksiat.
    7. Mengganggu malaikat yang menjaganya kerana memasukkan ke tempat fasiq dan adanya bau busuk.
    8. Terkena hukum pukul 80 kali dan bila tidak dipukul didunia maka di akhirat akan dipukul dengan pukulan dari neraka yang disaksikan oleh orang tua dan kawan-kawan.
    9. Ia telah menutup pintu langit sebab kebaikannya dan doa-doanya tidak terangkat kelangit selama 40 hari.
    10. Ia berspekulasi (membahayakan) terhadap dirinya sebab dikhawatirkan tercabut iman ketika matinya.

    Aisyah r.a. berkata Rasulullah s.a.w. bersabda: “Siapa yang memberi makan walau sesuap kepada orang yang minum minuman keras/khamar, maka Allah s.w.t. akan menyiksanya dengan ular atau kala dibadannya dan siapa yang menyampaikan hajatnya maka bererti membantu merobohkan Islam. Dan siapa yang meminjamkannya bererti membantu untuk pembunuhan seorang mukmin dan siapa yang duduk bersamanya dibangkitkan pada hari kiamat buta tidak berhujjah. Maka jika sakit jangan engkau jenguk. Jika menjadi saksi jangan kamu terima persaksiannya. Demi Allah yang mengutuskan aku dengan hak tidak akan minum minuman keras/khamar kecuali orang yang terkutuk dalam kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al Qur’an. Dan siapa yang minum minuman keras/khamar maka telah kafir dengan semua kitab yang diturunkan Allah s.w.t. kepada NabiNya dan tidak akan menghalalkan minuman keras/khamar kecuali orang kafir. Dan siapa yang menghalalkan minuman keras/khamar maka aku lepas tangan daripadanya dunia akhirat.”

    Sedang ahli neraka dibawa ke neraka, maka bila sampai dimuka pintunya langsung terbuka pintu-pintunya dan disambut oleh Malaikat yang telah siap dengan pukul besinya, maka apabila ia telah masuk keneraka tiap anggota badannya merasakan siksa sendiri, apakah panasnya api atau gigitan ular atau pukulan Malaikat, dan bila dipukul oleh Malaikat segera tenggelam dalam api itu sedalam 40 tahun, belum juga sampai kedasarnya, kemudian dinaikkan oleh uap api keatas untuk diulangi pukulan Malaikat sehingga tenggelam kembali sedalamnya. Sedang kulitnya sebagaimana tersebut dalam ayat: “Tiap-tiap telah rusak (masak) kulitnya maka Kami ganti dengan kulit yang baru supaya merasakan pedihnya siksa. Sesungguhnya Allah Maha Mulia, Jaya dan Bijaksana.” (An Nisa:56)

    Alhasan Albashri berkata: “Seorang hamba jika minum minuman keras/khamar hitam hatinya dan jika kedua kali lepas tangan Malaikat yang menjaganya dan bila ketiga kali maka lepas tangan daripadanya Malaikat Maut dan jika keempat kali maka putus hubungan dengan Nabi Muhammad s.a.w. dan bila kelima kali maka putus hubungan dengan sahabat  Nabi Muhammad s.a.w. dan bila keenam putus hubungan dengan Jibril dan bila ketujuh putus hubungan dengan Israfil dan bila kelapan putus hubungan dengan Mikail dan bila kesembilan putus hubungan dengan langit dan bila kesepuluh maka putus hubungan dengan bumi dan bila kesebelas maka lepas tangan darinya ikan dilaut dan jika keduabelas maka putus dengan mata hari dan bulan dan jika ketiga belas putus dengan bintang-bintang dan jika keempatbelas putus hubungan dengan semua makhluk dan bila kelimabelastertutup pintu syurga padanya dan bila keenambelas terbuka pintu-pintu neraka dan bila ketujuh belas putus dengan Alkursi dan bila kesembilan belas putus dengan Arsy dan bila kedua puluh putus dari rahmat Allah s.w.t.

    Di lain hadist: “Jika minum minuman keras/khamar satu kali tidak diterima sembahyangnya dan puasanya dan lain-lain amalnya selama 40 hari dan jika minum kedua kali maka tidak diterima semua itu hingga lapan puluh hari dan bila ketiga kali maka tidak diterima semua itu sehingga seratus dua puluh hari dan bila minum keempatkalinya maka bunuhlah ia sebab telah kafir dan layaklah baginya diberi minum oleh Allah s.w.t. dari thinatil khabaal (darah campur nanahnya ahli neraka).” Dilain hadis pula: “Sesungguhnya dosa-dosa terletak disebuah rumah dan kuncinya ialah minum minuman keras/khamar. Yakni siapa yang minum bererti telah membuka untuk dirinya pintu-pintu dosa semuanya.”

    Seorang sahabat berkata: “Siapa yang mengawinkan saudara atau puterinya pada seorang peminum (pemabuk) maka sama dengan mendorongnya kepada zina, sebab seorang jika mabuk bisa keluar dari mulutnya talak, lalu masih dikumpuli yang berarti berzina.”

    Abdullah bin Mas’ud r.a berkata: “Bahwa orang yang minum minuman keras/khamar siang hari, maka bererti ia syirik sehingga petang hari dan siapa yang minum waktu petang bererti dia syirik hingga mati.” Juga ia berkata: “Jika peminum minuman keras/khamar itu mati maka kuburlah ia dan tahanlah aku kemudian kamu gali kembali kubur itu, jika tidak mendapatkannya berpaling dari qiblat maka bunuhlah aku.”

    Aus bin Sam’an berkata: “Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, sungguh  saya telah mendapat didalam kitab Taurat tentang haramnya minuman keras/khamar dalam dua puluh lima ayat (kali) ancaman terhadap orang yang minum minuman keras/khamar sudah selayaknya bagi Allah s.w.t., bahwa tiada seorang hamba yang minum minuman keras/khamar melainkan akan diberi minum oleh Allah s.w.t. dari thinatul khabal (darah bercampur nanah ahli neraka).”

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *