7 hal yang perlu dilakukan di usia muda

7 Hal yang Perlu Dilakukan di Usia Muda Agar Tak Menyesal

Posted on

7 hal yang perlu dilakukan di usia muda agar tak menyesal, waktu muda adalah ibarat sebuah pintu gerbang perubahan kehidupan dari seorang anak menuju kehidupan orang dewasa. Sebagaimana diketahui, masa muda identik dengan penasaran dan sifat ingin coba-coba. Inilah yang menyebabkan remaja kerap menjadi objek perbincangan bukan hanya disebabkan kebiasaan positif, namun juga bentuk-bentuk kebiasaan negatif kaum remaja yang tak jarang berakibat buruk terhadap kehidupan sosial lingkungan sekitar, bahkan keluarga yang bersangkutan.

Generasi muda masa kini cenderung mengabaikan moral dan akhlak mulia, akan tetapi hal ini bukan berarti tidak ada remaja yang memilih kehidupan secara produktif dan berkualitas. Secara umum fenomena kehidupan remaja masa kini memang mengkhawatirkan. Sebagai manusia memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, orang lain dan kepada Allah Ta’ala, tentu ketika menghadapi godaan zaman edan dan hedonisme yang mengkhawatirkan, semestinya semua pihak harus merasa bertanggung jawab.

7 Hal yang Perlu Dilakukan di Usia Muda Agar Tak Menyesal

7 hal yang perlu dilakukan di usia muda

Sebagai manusia yang juga memilki tanggung jawab terhadap eksistensi dirinya, generasi muda memiliki peran sosial yang cukup penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Selain itu, masa muda adalah waktu yang juga kelak akan diminta pertanggung jawabannya di hadapan Tuhan. Berikut ini adalah 7 hal yang perlu dilakukan di usia muda agar tak menyesal di kemudian hari:

1. Memperdalam Ilmu Agama ke Orang Alim
Memperdalam ilmu agama Islam adalah salah satu hal yang paling penting. Allah mengangkat derajat orang yang berilmu. Sebagaimana firman-Nya di Al-Quran (… Allah mengangkat orang-orang yang beriman dan memiliki ilmu diantara kalian beberapa derajat dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan). (QS. Mujadalah: 11). Dengan ilmu agama Islam, seseorang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ilmu agama juga akan memberikan tuntunan kepada setiap Muslim kepada jalan yang diridhai oleh Allah dan RasulNya.

Hal yang perlu dilakukan di usia muda dengan menuntut ilmu kepada orang alim. Tanpa ilmu, tidak akan bisa menjalani hidup ini dengan baik. Orang yang tidak memiliki ilmu biasanya akan di manfaatkan oleh orang lain. Bahkan, orang yang tak berilmu akan dibodohi oleh orang lain. Selain merupakan kewajiban setiap umat Muslim, ilmu agama yang diamalkan dengan baik tentu akan menjadikan pemiliknya bahagia di dunia dan di akhirat.

Jika ingin fokus mendalami agama Islam, maka bisa memilih pondok pesantren terbaik dan favorit. Oleh karena itu, mumpung di usia masih muda yang diberi akal dan pikiran masih fresh, hendaknya mendalami ilmu agama demi kelangsungan hidup yang lebih baik.

2. Rajin Belajar
Aturlah jadwal belajar sehingga tidak mengganggu aktivitas yang lain, misalnya sekolah atau les. Aturlah waktu belajar dimana waktu luang tersedia. Jangan pernah menjadwalkan jam belajar pada saat setelah beraktivitas, sebab hal tersebut malah akan membuat tidak fokus ketika belajar. Buatlah tujuan yang pasti dengan niat yang kuat. Sebagai contoh, ingin masuk ke sekolah lanjutan atau perguruan tinggi favorit. Menata niat dari dalam hati dan tuliskan tujuan di atas secarik kertas. Pajanglah di dinding kamar dimana bisa dilihat setiap hari.

3. Berbakti Kepada Ortu
Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dariku?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ibumu.” Laki-laki itu bertanya kembali, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Lagi-lagi beliau menjawab, “Ibumu.” Orang itu pun bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Maka beliau menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Nabi SAW telah bersabda, “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” Mendengarkan nasehat kedua orang tua merupakan salah satu bentuk berbakti kepada ortu. Senantiasa menerapkan akhlak Islam anak kepada kedua orang tua merupakan penyebab keberkahan dan bertambahnya rezeki. Banyak anak durhaka kepada kedua ortu dan berakhir sengsara.

Diantara cara berbakti kepada ortu di usia muda adalah membahagiakan Ayah dan Ibu dengan menjauhi akhlak buruk seperti perbuatan zina, pergaulan bebas, main judi online maupun offline, menyalahgunakan narkoba, menjadi penipu, minum miras oplosan dan perbuatan dosa besar lainnya.

4. Kreatif
Kreatif di usia muda sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari hari. Karena kreatif dan inovatif itu sangat menentukan kualitas hidup di masa depan. Hasil dari pemikiran kreatif biasanya dianggap memiliki keaslian dan kesesuaian. Sebagai konsepsi, alternatif dari kreativitas merupakan tindakan membuat sesuatu yang baru. Contoh dari kreatif diantaranya: memanfaatkan plastik bekas untuk dibuat berbagai karya seni, membuat game bermanfaat, modifikasi mobil, dll.

5. Cari Teman yang Baik
Memiliki teman yang baik akan berpengaruh positif bagi kehidupan sehari-hari. Jika berdampak positif, tentu akan membuat masa depan makin cerah. Hindari ciri teman yang buruk menurut Islam, agar tidak menyesal di kemudian hari. Sahabat cukup berpengaruh besar dengan terbentuknya kepribadian sahabatnya. Bahkan tak jarang, kita lebih mendengarkan nasihat atau apapun yang dikatakan oleh teman daripada orang tua.

Hal yang perlu dilakukan di usia muda berteman dengan orang shalih. Salah satu bagian dari lingkungan yang berpengaruh besar terhadap pembentukan perilaku manusia adalah kawan dan pergaulan. Dengan senantiasa bergaul, melakukan aktifitas bersama-sama, masing-masing orang terus saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya.

6. Mandiri
Mandiri di usia muda berarti kemampuan untuk bertanggung jawab atas apa yang dilakukan tanpa membebani orang lain. Dengan berlatih secara konsisten mengerjakan sesuatu sendiri atau membiasakannya melakukan sendiri tugas-tugas yang mesti diselesaikan. Kegiatan praktis sehari-hari di rumah, kayak mencuci piring sendiri sehabis sarapan, mencuci pakaian sendiri, menabung, membersihkan rumah, menyajikan makanan dan sebagainya, perlu dilakukan untuk membiasakan hidup mandiri.

7. Mempraktekkan Akhlak Mulia di Kehidupan Sehari-hari
Yang paling penting untuk dilakukan di usia muda adalah mempraktekkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak terpuji sangat penting untuk salah satu pedoman hidup manusia, karena merupakan tolak ukur dalam kehidupan manusia. Nabi SAW bersabda, ”Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia.” (HR Ahmad).

Akhlak mulia akan mengangkat manusia ke derajat yang tinggi dan istimewa. Sebaliknya, akhlak yang buruk akan membinasakan seseorang insan dan juga akan membinasakan ummat manusia. Kebiasaan-kebiasan baik dan positif dalam keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat, perlu dikembangkan secara berkesinambungan. Karena hal tersebut mengarah pada pembentukan akhlak dan moral yang baik bagi bangsa Indonesia.

Itulah postingan tentang 7 hal yang perlu dilakukan di usia muda agar tak menyesal, semoga bermanfaat.

2 thoughts on “7 Hal yang Perlu Dilakukan di Usia Muda Agar Tak Menyesal

  1. “Aturlah waktu belajar dimana waktu luang tersedia. Jangan pernah menjadwalkan jam belajar pada saat setelah beraktivitas” Saya setuju banget, waktu luang memang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.